Biaya-biaya Seputar KPR

Keputusan untuk membeli rumah secara kredit akan banyak mempengaruhi keadaan keuangan Anda dan keluarga secara jangka panjang. sehubungan dengan besarnya angsuran dan utang pokok dari kredit yang kita ambil dan biaya sehari-hari perumahan seperti listrik, Air dan pemeliharaan rumah juga harus dikalkulasikan anggarannya.

Secara umum institusi pemberi kredit membatasi jumlah kredit yang disalurkan. Biasanya sekitar 70% dari harga rumah atau properti tersebut. Misalkan saja Anda ingin membeli rumah tipe 36/72 dengan harga Rp. 169 Juta Anda harus mempersiapkan dana kurang lebih sebesar Rp. 50 Juta. Ini ancang-ancang saja

untuk memastikan KPR Anda diterima oleh bank. Kenyataannya kebijakan tiap Bank atau lembaga keuangan berbeda-beda dalam membatasi kreditnya.

Perhitungan yang harus diketahui tentang KPR
Harga rumah tidak selalu = KPR

Harga rumah – DP = KPR

Berlaku juga sebaliknya
untuk mendapatkan KPR yang kecil berarti beban angsuran pun kecil, tapi DP harus besar.
Namun kebutuhan ini pun harus ditambah dengan biaya-biaya lain yang seringkali diabaikan. Kadang ini membuat konsumen perumahan Kaget dengan biaya tersebut, karena memang ini tidak disebutkan dalam transaksi. Nilainya sekitar 2-7% dari nilai kredit.

#Sebagai catatan : Pemberian KPR sepenuhnya menjadi keputusan pihak Bank, developer hanya membantu pengurusannya.

Biaya-biaya terkait KPR

1. Booking Fee : Biaya ini adalah biaya pemesanan Kavling tanda Anda setuju dengan harga yang

diajukan oleh developer.

2. Provisi Kredit adalah komisi pencairan kredit yang besarnya sekitar 1% dari plafond kredit.

biasanya sama antara satu bank dengan bank lainnya.

3. Biaya Asuransi

4. Biaya Balik nama

5. Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Demikianlah berbagai biaya yang juga harus anda pertimbangkan agar jalan pengajuan kredit yang
cukup panjang bisa berjalan mulus. Ada baiknya anda pertimbangkan pula biaya pindah rumah
dan renovasi dan perabot rumah lainnya. Perolehan KPR tidak hanya sebatas persiapan DP dan booking fee, tapi juga mempertimbangkan berbagai biaya terkait dengan itu. Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Seputar KPR and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>